Sunday, 7 July 2013

TETAPI SAYA LAPAR

Waktu saya mengambil cuti, saya meluangkan waktu untuk mengantarkan makan siang ke sekolah anak saya.  Waktu saya menunggu anak saya, ada satu anak lelaki yang datang ke perempuan di dekat saya, dan berkata, "Saya lapar, saya lapar, saya sudah lapar."  Perempuan itu berkata, "Tunggu sebentar, makanannya ada di ibu kamu."  Tetapi anak lelaki itu terus mengatakan kalau dia itu lapar, dan ingin cepat makan.

Mendengar pembicaraan mereka, saya memikirkan apakah kehidupan kita juga selalu merasa lapar akan makanan rohani, yaitu Firman Tuhan.  Ataukah kita malah tidak pernah merasa lapar akan makanan rohani.  Seperti tubuh jasmani kita, kerohanian kita juga memerlukan makanan rohani, yaitu Firman Tuhan, yang akan memberikan kita kekuatan, pegangan, dan tuntunan untuk menjalani kehidupan kita sehari-hari.

Pada waktu kita memelihara tubuh jasmani dengan makan secara teratur dan dengan makanan yang bergizi, biarlah kita juga mengisi kerohanian kita dengan Firman Tuhan dan kehidupan kita akan dipuaskan.

"Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan" (Matius 5:6)

No comments:

Post a Comment