Saturday, 8 June 2013

TO THINK DAN TO THANK

Beberapa minggu lalu, saya mempunyai rencana untuk berangkat ke luar negeri bersama dengan keluarga.  Tetapi beberapa hari sebelum kami berangkat, tiba-tiba istri dan anak saya kedua sakit.  Saya berdoa supaya Tuhan menyembuhkan mereka dan juga supaya kami bisa tetap berangkat.  Semakin hari tanggal keberangkatan kami semakin mendekat, tetapi mereka berdua masih belum sembuh juga.  Saya menjadi semakin bergumul dan meminta Tuhan melakukan mujizatNya dengan menyembuhkan mereka berdua.  Tapi rupanya sampai satu hari sebelum keberangkatan kami, mereka masih belum sembuh total, sehingga saya terpaksa harus mengambil keputusan untuk membatalkan rencana keberangkatan kami.  Sejujur-jujurnya, saya cukup sedih dan saya juga bertanya-tanya kepada Tuhan mengapa Dia tidak menyembuhkan mereka pada saatnya sehingga kami bisa tetapi berangkat.  Saya tahu kalau di Firman Tuhan ada tertulis kalau kita perlu mengucap syukur dalam segala hal, tapi memang saat itu sukar bagi saya untuk melakukannya, dalam keadaan istri dan anak saya yang masih sakit, dan perjalanan kami harus dibatalkan.

Pada saat itu saya teringat dua kata yaitu "to think" dan "to thank". To think artinya memikirkan setiap kebaikan Tuhan yang pernah kita terima, dan juga kebaikan Tuhan yang sedang terjadi (yang tidak saya sadari).  To thank artinya bersyukur atas semua kebaikan Tuhan tersebut.  

Akhirnya saya mulai mencoba memikirkan kebaikan Tuhan, dan saya mulai mencoba bersyukur atas semua kebaikanNya.  Saya mulai bersyukur bagi mereka yang memberikan perhatian kepada kami, yang mendoakan kami, yang menawarkan untuk antar jemput ke dokter, yang datang dan mengantarkan makanan kepada kami, dan lain-lain.  Waktu saya mulai "to think", saya mulai menyadari kalau sebetulnya begitu banyak hal-hal yang bisa saya syukuri akan kebaikanNya, tetapi rupanya seringkali mata kita selalu tertuju kepada permasalahan kita, sehingga kita tidak bisa melihat kebaikanNya.

Marilah kita selalu mengambil tindakan "to think" dan "to thank" dalam setiap pergumulan dan permasalahan yang kita alami.  Bagi Tuhan setiap permasalahan kita itu tidak ada artinya dibandingkan dengan kuasaNya.  Bagi kita, biarlah kita selalu mempunyai sikap yang bersyukur dalam segala hal, dan Tuhan akan menyatakan kemuliaanNya sesuai dengan rencanaNya.

"The Lord watches over all who love Him" (Psalms 145:20)

No comments:

Post a Comment